Integrasi Machine Vision dengan PLC & Sistem Rejector
Sebuah sistem inspeksi tidak berguna kalau keputusannya tidak ditindaklanjuti. Kamera menghasilkan sinyal OK/NG; PLC-lah yang menggerakkan aktuator penolak, konveyor, dan alarm. Integrasi keduanya menentukan apakah proyek berhasil di lini nyata.
Aliran sinyal dari kamera ke aksi
Objek memicu hardware trigger (sensor/encoder) → kamera mengakuisisi dan memproses citra → hasil OK/NG dikirim ke PLC lewat I/O digital atau fieldbus (Ethernet/IP, PROFINET, Modbus) → PLC mengatur waktu dan menggerakkan rejector untuk membuang unit NG pada posisi yang tepat.
Timing adalah segalanya
Kunci sistem rejector adalah ketepatan waktu: unit bergerak terus, jadi PLC harus menunda sinyal buang sesuai kecepatan konveyor agar aktuator menendang unit yang benar. Encoder dan tracking posisi memastikan tidak ada unit salah buang.
Proyek vision jarang gagal di kameranya — ia gagal di integrasi. Di sinilah pengalaman PLC dan panel menentukan segalanya.
Kekuatan satu integrator
Karena GSO menangani vision dan PLC/panel sekaligus, tidak ada saling lempar antar vendor. Kami merancang trigger, komunikasi, timing, dan rejector sebagai satu sistem yang bekerja utuh — memakai HIKROBOT untuk vision dan platform PLC (Xinje/Omron/Allen-Bradley) sesuai kebutuhan.


